Karnival ala Neymar di Pulau Kenari

Oleh

tanggal

Kompetisi LaLiga masih sangat hidup. Barcelona terus tempel ketat Real Madrid, dan Neymar pun terus berjuang bagi tim-nya.

Dalam laga antara Las Palmas kontrak Barcelona yang berakhir 1-4, Neymar menunjukkan keahliannya ‘menari’ Samba di lapangan hijau. Ia mencetak tiga gol dan menjadi pemain terbaik dalam laga tersebut. Terlebih dari itu, Ney telah menunjukkan bahwa dirinya memiliki segala yang diperlukan untuk menggantikan Leo Messi suatu saat nanti.

Tak ada tendangan tumit atau gocekan yang rumit. Neymar tak membutuhkan hal itu untuk bisa menaklukan Las Palmas. Dengan ketajaman visinya, ia terlibat dalam keempat gol Barcelona saat itu. Selain mencetak tiga gol, ia juga memberikan satu umpan matang yang kemudian diselesaikan Luis Suarez.

Leo Messi sendiri tampak redup dalam laga tersebut. Ia gagal mencetak gol dan kurang terlibat dalam permainan. Dan Neymar adalah penggantinya. Ini adalah kali ketiga sang penyerang Brazil mencetak hat trick dengan seragam Barcelona. Terakhir kali ia mencetaknya adalah pada musim 2014-15 kontra Granada.

Kemampuan Neymar bukan cuma mencetak gol, tentu saja. Kapanpun ia memegang bola, ia akan menarik perhatian hingga lima pemain bertahan lawan. Hal tersebut memberikan ruang pada pemain Barca lainnya untuk maju dan mencetak gol.

Luis Enrique sendiri sudah memeringatkan lawannya akan kemampuan dan kualitas Neymar. Dalam konferensi pers pasca laga kontra Villarreal, Enrique mengatakan bahwa permainan Neymar layaknya sebuah tari balet, meski terlihat lebih ortodoks ketimbang gaya bermainnya saat masih di Santos, yang murni Samba.



SPORTYOU