Mourinho, dari yang merasa spesial menjadi rendah hati

Oleh

tanggal

Memenangkan Liga Europa membuat musim ini tidak terlalu buruk bagi Jose Mourinho. Setidaknya, ia memastikan tiket Liga Champions musim depan.

Keberhasilan dan kegagalan Manchester United pada musim ini rupanya juga membawa perubahan dalam diri sang pelatih. Ia bukan lagi Mourinho yang merasa dirinya “Special One“, dan menyikapi segala situasinya dengan lebih rendah hati. Misalnya, dalam mengomentari kemenangan mereka di Liga Europa. “Ini kemenangan orang-orang yang rendah hati. Yang menghormati rival mereka dan mencoba mengambil keuntungan dari kelemahan mereka. Ini merupakan kemenangan pragmatisme. Kami bukan ‘penyair’, hanya orang-orang rendah hati. Di sepanjang musim yang buruk ini, ketika saya berpikir saya memiliki tim terburuk di dunia, dan saya merupakan pelatih terburuk di dunia, kami memenangkan tiga gelar dan akan berkompetisi di Liga Champions musim depan.”

Selanjutnya, Jose Mourinho juga mengatakan bahwa dirinya bukanlah siapa-siapa di Manchester United. “Klub ini membuat saya merasa seperti saya bukanlah siapa-siapa. Terutama karena mereka memiliki dua legenda seperti Sir Matt Busby dan Sir Alex Ferguson. Saya merasa bukan siapa-siapa dan mesti menunjukkan banyak hal,” jelas Mou.



SPORTYOU