Posisi Isco di Real Madrid kembali sulit

Oleh

tanggal

Isco tampil gemilang di akhir musim lalu dan menempatkan dirinya ke level pemain kelas dunia. Tapi kini perubahan taktik membuat posisinya kembali sulit.

Ketika Gareth Bale mengalami cidera panjang, Zidane kerap kali memainkan formasi 4-4-2 yang sangat menguntungkan Isco. Posisi tersebut merupakan posisi naturalnya, dan berkat ketangguhan trio lini tengah Madrid yang diisi Casemiro, Kroos dan Modric, Isco jadi lebih bebas dalam bergerak menyerang.

Isco sendiri mengakui bahwa penggunaan formasi tersebut sangat memberi keuntungan baginya. “Bos memainkan saya di posisi (natural) saya,” ujarnya di akhir musim lalu. Perubahan tersebut juga membawa keseimbangan di lini tengah Real Madrid.

Tapi kini situasi kembali berubah. Trio Benzema, Bale dan Cristiano Ronaldo telah kembali bugar dan karenanya Zidane kembali memainkan formasi 4-3-3. Sejauh ini, Zidane mendapatkan hasil positif dari formasi tersebut, dan karena itu pula posisi Isco kembali tersingkir.

Jika Zidane memutuskan untuk terus memainkan formasi tersebut, maka Isco hanya akan tampil sebagai pelapis dari Modric ataupun Kroos. Tak hanya itu, jika pun ia bermain, maka kemungkinan besar ia akan lebih ditarik mundur.

Isco masih harus terus membuktikan diri bahwa ia layak masuk tim inti Real Madrid. Namun selama para bintang Madrid dalam kondisi bugar, sulit rasanya bagi sang pemain asal Malaga tersebut untuk menembus tim inti.

 

 



SPORTYOU