Real Madrid dipaksa bermain imbang melawan Levante

Oleh

tanggal

Performa Real Madrid masih juga belum stabil. Mereka tak hanya ditahan imbang oleh Levante, namun sebetulnya nyaris kalah.

Situasi saat ini adalah Real Madrid telah tersingkir dari Copa del Rey, dan tertinggal amat jauh di La Liga sehingga nyaris tak berpeluang juara. Jadi, satu-satunya harapan bagi mereka di musim ini adalah Liga Champions. Namun mereka mesti berhadapan dengan PSG yang sedang berperforma bagus.

Hal tersebut tampaknya berdampak dalam laga melawan Levante. Mereka tak bisa tampil dengan tenang. Mereka berusaha menekan dan menyerang, namun hanya bertahan 20 menit pertama sebelum permainan mereka turun drastis. Sergio Ramos mencetak gol di menit ke-11 dan membuat Madrid menjadi lengah. Tempo menurun, dan mereka mulai bermain berantakan. Alhasil, Boateng berhasil menyamakan kedudukan bagi Levante.

Real Madrid berusaha bangkit kembali. Di babak kedua, tim Madrid seperti terbelah dua antara lini depan dan belakang. BBC bermain terlalu di depan dan seperti enggan turun ke belakang. Ini artinya pemain belakang terbebani kerja yang lebih berat. Zidane akhirnya memutuskan menarik Bale dan memasukkan Isco untuk bermain dengan empat pemain tengah.

Strategi tersebut terbukti jitu. Isco membuat Madrid lebih dinamis dan bahkan mencetak gol kedua yang membuat mereka unggul kembali. Kendati demikian, keunggulan itu tak bertahan hingga usai karena, kesalahan di lini belakang membuat Levante kembali menyamakan kedudukan melalui Roger Marti. Skor 2-2 bertahan hingga usai.

 

 



SPORTYOU